It looks like you're new here. If you want to get involved, click one of these buttons!
Copyright 2021 Queer Indonesia Archive. See our Privacy Policy. Contact us at admin@boyzforum.com
Dengan menggunakan situs ini berarti Anda setuju dengan Aturan Pakai.
BoyzForum.com adalah situs anti pedofilia!
Comments
kys boo
"Ini tuh nggak klop. Saya nggak bisa terima kalau ada yang hilang hanya karena kita buka cabang baru. Harusnya ga ada minusnya. Coba itu rekap lagi, buat ulang kalau perlu Fan, puluhan juta lho! Kalian ga mungkin mau gantikan? Makanya kerja seprofesional mungkin. Perusahaan ngerugi kalau harus ngeganti ini. Mau ditaro dimana muka saya kalo HO sampai tau?" si Bu Direktur terus nyerocos, tambah buat puyeng. Sudah saya duga memang pasti akan ada selisih, ketika piranti baru belum tersingkronasi dengan app perusahaan, dan tetek bengek yang belum siap menghadapi GO cabang baru, tapi tetap dipaksakan. Saya salah ekspor data? Ah, tentu tidak. Saya egois memang, tapi saya yakin saya tidak salah. Tapi karena yang ada hari ini cuma saya saja, jadi lah tumbal si Ibu direktur. Jelas, saya hanya menyediakan data master perusahaan, bukan pengepul data fisik yang diambil dari ribuan outlet itu. Lagi pula, kerjasama atau dukungan dari cabang 1 pun hanya suka rela. Dimulai dari sana diakhiri di sini, begitu rencananya, pada akhirnya masih kembali lagi ke cabang1. "Ini hasil hitungan teman-teman saya bu, ini report collect dari gudang. Selisih satu. Ibu sudah coba tanya DC1? siapa tau ada di sana." Si Ibu direktur buru-buru cek. Dan, benar dugaan, minimnya edukasi dan informasi ke para driver malah ngebuat semuanya runyam. "Tapi, ini datanya masih rancu, nggak cocok, outlet ini masuknya ke outlet itu blablabla" dan begonya, kali ini saya yang keceplosan menghela nafas sambil mutermata.